Selamat datang di tintapusi.blogspot.com

Ceritaku

Thursday, March 20, 20140 comments

pada malam berkabut
yang hujannya terus mencaci
yang dinginnya terus menyelimut
sejejak lara terus mencari
tak juga mengerti kamu
bahwa hujan dan kabut saling mencumbu

pada lembah yang basah
sejenak kutulis kata petuah
berbatu terjal yang licin
berkelok jalan yang memilin
ah...tak juga menghayati sepimu
bahwa batu dan jalan saling merindu

seperti itu juga,
pada sungai di ujung desa
pada lereng yang tak curam ini,
smsmu menyentak kalbuku...
"sudah cukup aku berbaik hati padamu"

tidak tahukah kamu,
yang selalu menulis hujan pada batu
yang melukis kabut pada jalan itu
adalah kamu

seperti dulu,
meniti cinta pada jalan berbatu
(dan kau berhenti di persimpangannya)...
Share this article :

Post a Comment

 
Proudly powered by Blogger