tiada kata lelah kau keluhkan
Demi isi perut kami anak-anakmu
kau rela sisihkan hari-harimu dengan bekerja.Ibu,
biasa kami menyebutmu tak pernah berhenti tertawa
saat kami membuat kau bahagia.
Tak kau tampakkan raut wajah sedih
saat kami melakukan kesalahan.
Ibu, kini kami beranjak dewasa,
waktu kami tlah banyak di luar
Ibu maafkan kami,
bukan maksud kami untuk melupakanmu Ibu,
terus pegang tangan kami
agar kuat menahan beratnya tantangan hidup ini Ibu,
hanya satu pintaku
Tersenyumlah karena kami akan selalu menjagamu.

Post a Comment