ri solusi dengan cara kita curhat ke teman, pacar atau keluarga. Berikut ini saya mempersembahkan puisi tentang rasa galau.
Tangisan Sang Rumput
Malam yg sepi tanpa senyuman, kekasih
Berbalutkan sorban awan ku bersujud tahluk
Dibawah mata kaki, rindu yang kejam menginjak hati.
Hanya sang bulan yg jadi saksi rintihanku dikala kesendirianku menyelimuti raga.
Kadang ku bermimpi menjadi sebuah bulan,
Berbalutkan sorban awan ku bersujud tahluk
Dibawah mata kaki, rindu yang kejam menginjak hati.
Hanya sang bulan yg jadi saksi rintihanku dikala kesendirianku menyelimuti raga.
Kadang ku bermimpi menjadi sebuah bulan,
Walaupun pekat dan hampa,
Tetapi masih ada mentari yg mau memberikan sinarnya.
Tapi apa dayaku
Aku hanya sebuah rumput liar yg kering diantara rimbunnya pohon padi
Walaupun aku menginginkan kehidupan,
Tapi apa dayaku
Aku hanya sebuah rumput liar yg kering diantara rimbunnya pohon padi
Walaupun aku menginginkan kehidupan,
Bagi mereka, aku hanyalah pengganggu.
Biarlah aku terpojok di dunia kalian,
Biarlah aku terpojok di dunia kalian,
Hingga datang tangan yg mau menjaga dan merawat sang rumput liar ini

Post a Comment