Hari demi hari kulalui asam manis kehidupan, sebagian telah kurasakan, kuberjalan dan terus berjalan, gak tau akan kemana langkah kaki ini berpijak, gak tau arah mana yang tepat untuk menuju ke suatu tujuan.
Bagaikan orang buta yang berjalan tanpa ada petunjuk atau tongkat yang menunjukkan arah jalan yang tepat. Setiap orang mempunyai impian begitu aku juga mempunyai satu impian. Impian yang indah untuk kehidupan hari esok kelak. Hmmm.... rasa hati ini telah lelah, jalan pikiran pun seakan buntu. tapi akankah aku harus mengibarkan bendera putih??? yang menandakan orang yang telah menyerah. Aku rasa tidak, tidak akan aku mengibarkan putih pada kehidupan ini. Aku diciptakan sama persis dengan manusia normal. Aku mempunyai jasmani yang utuh dan diberikan juga akal serta pikiran. Apakah kalau sudah demikian aku harus menyerah, akankah aku harus pulang ke kampung halaman dan bilang aku telah kalah hidup di perantauan. Apa kalau aku pulang ke kampung halaman masalah ini akan teratasi?? Aku rasa masalah ini tidak akan teratasi kalau saya sendiri tidak mau mengatasi dan kemungkinan masalah itu akan bertambah. Semua orang mempunyai masalah, setiap orang mempunyai lika-liku hidup setiap orang mempunyai cerita sendiri, jadi yang bisa menolong kamu adalah kamu sendiri bukan orang lain, mungkin orang lain cuma bisa ngasih saran atau ide dan yang melakukan semua saran dan ide itu hanya diri kita sendiri. Cepatlah bangun dari tidur, cepatlah bangkit untuk menyongsong hari esok. yakinlah kalau kamu bisa, yakinlah kalau kamu mampu. Hidup memang penuh dengan masalah, kalau gak ingin ada masalah ya jangan hidup. Tuhan memberi kita masalah, bukan berarti Tuhan benci kepada kita. Tuhan itu sayang kepada kita dengan datangnya masalah maka kita akan berfikir bagaimana kita menghadapinya dan bukan untuk langsung lari. Hidup itu indah kawan maka jangan sampai kau sia-siakan hidupmu. Jangan sampai kau mati tidak meninggalkan cerita yang bisa diceritakan kepada anak cucu kelak. Bayangkan kawan anak cucu kita akan bangga ketika tahu cerita yang pernah dilakukan oleh kita. Memang tidak mudah untuk melakoni yang kita lakukan. Enak orang yang bilang ini itu, kamu harus begini kamu harus begitu coba mereka sendiri yang melakoni. belum tentu mereka akan setangguh dirimu kawan. Jangan sampai orang-orang tertawa karena keterpurukan kita. Gak perlu cerita ini itu kepada orang-orang. Biarkan mereka tahu sendiri kelak dengan apa yang kita pernah perjuangkan. Ingat kawan kita harus semangat. Semangat untuk hidup....semangat untuk kerja... semangat untuk keluarga.

Post a Comment